REVISI SEJARAH INKUISISI

Salah satu cara para apologet Roma mengecilkan brutalitas inkuisisi adalah dengan menurunkan secara dramatis jumlah korban mereka. Baru-baru ini seorang pembaca menanyakan pertanyaan berikut: “Kami kadang-kadang mendengarkan khotbah David Jeremiah. Pada tanggal 18 September, dalam sebuah khotbah yang berjudul “Ketika Atheis Marah,” dia merujuk kepada sebuah buku oleh Dinesh D’Souza, “Apanya yang Hebat Mengenai Kekristenan,” dan didalam buku itu sang penulis mengacu kepada inkuisisi di Spanyol dan mengklaim bahwa total jumlah orang yang dibunuh karena dianggap sesat adalah sekitar 2000 orang, dan bahwa ini terjadi dalam kurun waktu 350 tahun. Benarkah ini? Apakah David Jeremiah memihak kepada Katolik walaupun dia adalah gembala sidang sebuah gereja Injili? JAWABAN SDR. CLOUD: Angka-angka yang disebut mengenai inkuisisi Spanyol tersebut adalah hasil revisi sejarah. Halaman web berikut merangkum statistik yang diberikan oleh sejarahwan lainnya:
http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20060903192705AAZ0Dnd

Will Durant, dalam The Reformation, mengutip Juan Antonio Llorente, Sekretaris Jendral dari Inkuisisi dari tahun 1789 hingga 1801, yang memperkirakan bahwa 31.912 orang dihukum mati dari tahun 1480 hingga 1808 (karya Llorente Histoire critique de l’Inquisition espagnole, 1817-18). Durant juga mengutip Hernando de Pulgar, sekretaris bagi Ratu Isabella, yang memperkirakan bahwa 2000 orang dibakar sebelum tahun 1490. Philip Schaff, dalam History of the Christian Church, memberikan jumlah 8800 orang yang dibakar dalam 18 tahun kekuasaan Torquemada saja. Matthew White (The Great Big Book of Horrible Things), ketika me-review angka-angka ini, memberikan jumlah median 32.000, dan sekitra 9000 di bawah Torquemada. R. J. Rummel (Death by Government) mendeskripsikan angka-angka yang serupa sebagai hal yang realistis, walaupun dia mengutip sebagian sejarahwan yang memberikan angka 135.000 orang dibunuh di bawah kekuasaan Torquemada. Angka ini termasuk 125.000 yang dikatakan mati dalam penjara akibat kondisi yang buruk, dan 10.000 yang dihukum mati (angka kematian di penjara-penjara zaman pertengahan sangatlah tinggi, terutama karena kondisi sanitasi yang tidak cukup dan makanan yang buruk). Tidak ada angka kematian yang bisa didapat untuk pembantaian tahun 1391, 1468, atau 1473. Angka-angka ini sepertinya tidak akan pernah diketahui. Orang Injili telah menyerah kepada semangat ekumene dan sedang sibuk membangun gereja esa-sedunia yang sesat. Kebanyakan pemimpin injili yang berpengaruh saat ini telah menjadi sangat simpatik terhadap Roma.

This entry was posted in BERITA and tagged . Bookmark the permalink.

7 Responses to REVISI SEJARAH INKUISISI

  1. Anonymous says:

    carilah Gereja yang didirikan oleh Yesus!!🙂

  2. fanni says:

    gereja yg didirikan Yesus sendiri gereja Katolik.

  3. fanni says:

    pendiri gereja Katolik adalah Yesus sendiri.>turun temurun dari Tuhan Yesus ke Petrus…sampai benediktus ..>

  4. fanni says:

    yupp benar kebanyakan tokoh gereja injili telah kembali ke gereja yang esa.. karena mereka sadar,bahwa gereja yang didirikan Yesus sendiri adalah gereja Katolik. saya tahu sejarah gereja dimana yang di anut pak dr steven. adalah gereja injili independen,yang didepak dari gereja injili Amerika karena menganut kebebasan penafsiran,tidak mau bergaul dengan gereja kristen lain,tidak percaya Tubuh Tuhan dalam rupa Roti(hosti yang kudus) dan lain lain,dimana gereja protestan dan injili lain mengakuinya… silahkan buka sejarah gereja Amerika.. dan sekarang mengaku gereja yang akan membawa jemaat ke surga…… waw suatu gereja sesat,menarik jemaat kristen yang tidak tahu apa apa..(yg penting bisa ambil perpuluhannya)..mungkin sebentar lagi pak steven akan berkata saya sudah pernah ke surga dan balik lagi ke bumi… suatu kesesatan.. kiranya Tuhan menghardik engkau…

  5. Sorry boss.. even non-Katolik pun tahu kalau yang ente tampilin di sini manipulasi Sejarah. http://www.tektonics.org/qt/spaninq.html

  6. fanni says:

    siapa bilang manipulasi sejarah…non katoliklah yg merekayasa dan menutup nutupi sejarah gereja… supaya jemaatnya tidak tau bahwa Gereja yang Benar adalah Gereja Katolik.. takut kolekte dan terutama perpuluhannya hillllang….benarka/ akui saja

  7. alex says:

    Kalian sesama kresten saling nyalahin,saya bukan orang kristen, tp saya anjurkan kalian untuk baca al kitab sebenar benarnya dan pikir secara jernij apa itu Tuhan dan cinta kasih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s