MARIA VERSI ROMA MENGGANTIKAN ALLAH

Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka di Chicago memiliki patung Maria di atas tabut perjanjian. Dia sedang duduk di atas Tabut itu, yaitu tempat kehadiran Allah dalam kemah suci, dan dia dikelilingi oleh kerubim. Gambaran yang menghujat ini diletakkan di tengah altar di mana misa dilakukan. Literatur resmi gereja mengatakan patung itu menggambarkan doktrin Katolik bahwa Maria dikandung tanpa dosa dan tanpa cacat, bahwa dia ikut serta dalam penderitaan Kristus bagi umat manusia, dan bahwa dia secara badani diangkat ke dalam kemuliaan dan dimahkotai sebagai Ratu Surga. Patung yang dipakai untuk menggambarkan Maria sebagai Tabut Kemurahan ditahbiskan pada bulan Mei 2008. Sejak saat itu, gereja tersebut buka 24 jam sehari sebagai undangan bagi “para musafir di seluruh dunia untuk menenggelamkan diri mereka dalam mata air kasih karunia, kemurahan, dan kuasa” yang ditenggarai mengalir dari patung tersebut. Gereja-gereja Roma Katolik penuh dengan berbagai patung. Maria dihormati dengan ketekunan yang lebih daripada Yesus. Setiap orang “Injili” atau “Protestan” atau “Baptis” yang menyanjung Roma dan yang ikut serta dalam hubungan oikumene dengan Roma, atau bahkan yang gagal untuk bersuara menentang kesesatan-kesesatan Roma yang parah, akan bertanggung jawab di hadapan Allah karena menolak untuk “berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus” (Yudas 3) dan karena berdiam diri di hadapan kejahatan. (Berita Way of Life diterjemahkan oleh Dr. Steven E. Liauw)

This entry was posted in MARIA-LOGI. Bookmark the permalink.

5 Responses to MARIA VERSI ROMA MENGGANTIKAN ALLAH

  1. frans says:

    Sudah baca pengalaman iman orang2 evangelis yang mempelajari katolik belum? baca dong biar gak katrok

  2. Bebek says:

    Well,
    sebenarnya Maria justru adalah tabut perjanjian yang baru,
    seperti yang tertuang di kitab Wahyu… (Wahyu 11 -12)

    Sebagaimana Tabut perjanjian yang lama berisi
    Manna
    Loh 10 perintah Allah (Sabda yang ditulis Allah sendiri)
    dan Tongkat Harun

    Maria sebagai Tabut perjanjian yang baru mengandung Yesus
    Yesus sebagai Roti Hidup
    Yesus yang adalah Sang Firman
    dan Yesus sebagai Imamat Rajani

    So, tidak salah juga yang dilakukan di Chicago itu….
    Yang salah, adalah menfsirkan sebagai Maria menggantikan posisi Allah…

    BTW,
    pernah baca buku2nya Scott Hahn??

  3. TUNTUL says:

    KAMU NI!!!
    “Gambaran yang menghujat ini diletakkan di tengah altar di mana misa dilakukan.”
    MENYAKITKAN HATI JG KATA2 NI…!!!!

    KAMU NI PA LA….. NAMA SAJA KRISTIAN TAPI SUKA MEMBURUKKAN AJARAN KATOLIK….!!

    YA TUHAN YESUS AMPUNILAH ORANG YANG MENGATAKAN SEDEMIKIAN RUPA…. SELAMATKAN MEREKA…. AMEN~~~

  4. roby makalew says:

    Biarawan / biarawati di dalam Geraja Katolik, merupakan bukti bahwa Yesus tidak salah Mendirikan Gereja. Dalam hal ini saya tidak mengatakan bahwa agama yang sudah keluar dari Gereja Katolik itu salah…. tetatapi mungkin salah karena suadah keluar dari Akarnya…. semoga tidak terbakar….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s