Paus Mengatakan Maria “Ada di Semua Tempat di Setiap Waktu”

Berbicara dari jendela apartemen kepausan yang menghadap Lapangan St. Peter pada tanggal 23 Mei, Paus Benediktus XVI meninggikan Maria dengan sifat-sifat ilahi. Ia mengatakan bahwa “tidak ada Pentakosta tanpa Maria” dan mengklaim bahwa “dia [Maria] ada di semua tempat di setiap waktu” (“No Church without Pentecost, no Pentecost without Mary,” EWTN News, 23 Mei 2010).
Pernyataan hujat ini memberikan sifat kemahahadiran kepada makhluk ciptaan. Paus juga berdoa kepada Regina Coeli (Ratu Surga), meminta Allah untuk mengizinkan “bahwa melalui syafaat Perawan Maria kita bisa mendapatkan sukacita hidup yang kekal.” Tidak jauh dari Vatikan ada Basilica of Saint Mary Major, salah satu dari empat basilika kepausan, dan di sana ada salib setinggi 4 meter dengan Maria tergantung pada salib itu bersama Yesus. Fakta bahwa orang-orang Injili hari ini tidak mempersalahkan Gereja Roma Katolik dengan nada yang jelas untuk penghujatan-penghujatan dan kesesatan-kesesatannya, dan juga banyaknya orang kudus yang telah ia siksa dan bunuh, adalah bukti yang tidak terbantahkan akan kebutaan dan kesesatan rohani kaum Injili. Kondisi yang sangat memprihatinkan ini, antara lain, adalah buah dari filosofi penginjilian ekumene Billy Graham, dan jika Denominasi Southern Baptist memiliki kehidupan rohani dan keyakinan rohani yang sejati, mereka seharusnya sudah mempersalahkan Graham puluhan tahun yang lalu, bukannya meninggikan dia sebagai seorang hamba Tuhan yang besar. Southern Baptist hari ini adalah Sardis. Ia seolah hidup, tetapi mati. Dan banyak sekali gereja-gereja Baptis Independen yang juga mengikut dengan cepat langkah-langkah kompromi ini dengan cara mengurangi peneguran akan kesalahan, melemahkan doktrin pemisahan, dan lebih membenci orang-orang yang menegur daripada orang-orang yang berkompromi.

This entry was posted in MARIA-LOGI, PAUS. Bookmark the permalink.

10 Responses to Paus Mengatakan Maria “Ada di Semua Tempat di Setiap Waktu”

  1. TUNTUL says:

    KAMI BUKAN SEMBAH MARIA PUN… HANYA MEMUJI…. KAMI MASIH MENYEMBAH YESUS…LOLSSSSS….

  2. BACA LAGI YAHHH supaya PINTAR!!! OKE!!!

    Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” [Lukas 1:28]

    [Selain akan menjadi media yang dipakai ALLAH yang Maha Kudus yang tidak mungkin bisa bersatu dengan manusia yang penuh dosa, maka Bunda Maria dikaruniai bebas dari dosa, baik dosa warisan maupun dosa pribadi]

    Tabut perjanjian adalah tempat untuk menyimpan 10 Perintah Allah. tabut perjanjian dibuat sebagus dan sebaik mungkin

    [Keluaran 25:10-22]

    lalu sesudah semua itu dilakukan Tuhan pun hadir dalam bentuk (dengan tanda) awan

    [Keluaran 40:34]

    Maka kesimpulannya untuk menaruh Firman Allah diperlukan tempat yang terbaik, demikian halnya dengan Maria yang harus mengandung Yesus yang adalah Sang Firman.

    Maria di-identifikasi sebagai Tabut Perjanjian Baru;

    Tabut Perjanjian berisi manna, tongkat harun dan loh batu:

    “Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian yang seluruhnya disalut dengan emas, di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian. [Ibrani 9:4]

    Yesus adalah Roti yang turun dari Surga = Manna:

    Maka kata Yesus kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari surga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari surga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari surga dan yang memberi hidup kepada dunia…Akulah roti hidup, barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. [Yohanes 6:32-35]

    Yesus adalah Imam Agung = Tongkat Harun:

    Inti dari segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan tahta Yang Mahabesar di surga [Ibrani 8:1]

    Yesus adalah Sang Firman = 10 Perintah Allah:

    Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah [Yohanes 1:1]

    Dari uraian Gereja Katolik percaya Maria dikandung tidak bernoda dosa asal karena Maria mengandung Yesus sang sabda yang menjadi Manusia, kita tahu bahwa Allah tidak mungkin bersatu dengan dosa karena Allah adalah Kudus

    [Yesaya 6:3]
    dan jika kita tidak suci maka kita tidak akan melihat Allah [Ibrani 12:14]

    apalagi Maria yang harus mengandung Allah yang menjelma menjadi manusia. Pada Lukas 1:28 “engkau yang dikaruniai”

    ………kata dikaruniai hanya diberikan kepada Maria hal itu dikarenakan Maria dibebaskan dari noda dosa sehingga ia layak menyandang gelar “yang dikaruniai” dosa asal dan dosa pribadi menghalangi orang untuk menerima Karunia sedangkan pada Maria mendapat gelar “yang dikaruniai” maka ini menunjukkan Maria dibebaskan dari noda dosa (saya sudah cek dari Konkordasi kitab suci memang kata dikaruniai hanya ada pada Lukas 1:28 [Origenes- seorang Bapa Gereja]

    Karena hal itu kita percaya Maria dipersiapkan dari awal mula untuk mengandung Yesus sang sabda, hal itu mungkin sekali karena sebelum kita lahir Allah sudah mengenal kita [Yeremia 1:5] dan tentunya karena Maria akan mengandung sang Sabda tentunya Maria dipersiapkan sebaik mungkin oleh Allah sama halnya bila kita mengambil analogi dari tabut perjanjian dimana tabut perjanjian dipersiapkan dari awal (sebelum tabut itu terbentuk misalnya harus disepuh emas,dll) untuk menyimpan sabda Allah.

    Hal ini tidak bertentangan dengan [Roma 3:23] karena Maria bebas dari noda Dosa juga karena Rahmat Penebusan dari Yesus Kristus yang akan dikandungnya jadi Maria memang tetap memerlukan penyelamat itulah makanya Maria berkata “hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,” [Lukas 1:47] ini menunjukkan bahwa Maria tetap butuh seorang penyelamat.

    ————

    Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan
    –dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri–,supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.” [Lukas 2:34-35]

    Kalau kau beraliran injili yang mengklaim telah membaca ribuan kali Alkitab, apa yang akan kau tafsirkan dari ayat di atas dan cerita antara Anak yang patuh pada permohonan ibu di bawah ini?

    Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
    Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
    Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
    Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
    Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”
    Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
    Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
    Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu merekapun membawanya. [Lukas 2:1-8]

    Dan sekarang, satu permintaan saja kusampaikan kepadamu; janganlah tolak permintaanku.” Jawab perempuan itu kepadanya: “Katakanlah!”
    Maka katanya: “Bicarakanlah kiranya dengan raja Salomo, sebab ia tidak akan menolak permintaanmu, supaya Abisag, gadis Sunem itu, diberikannya kepadaku menjadi isteriku.”
    Jawab Batsyeba: “Baik, aku akan membicarakan hal itu untuk engkau dengan raja.”
    Batsyeba masuk menghadap raja Salomo untuk membicarakan hal itu untuk Adonia, lalu bangkitlah raja mendapatkannya serta tunduk menyembah kepadanya; kemudian duduklah ia di atas takhtanya dan ia menyuruh meletakkan kursi untuk bunda raja, lalu perempuan itu duduk di sebelah kanannya.
    Berkatalah perempuan itu: “Suatu permintaan kecil saja yang kusampaikan kepadamu, janganlah tolak permintaanku.” Jawab raja kepadanya: “Mintalah, ya ibu, sebab aku tidak akan menolak permintaanmu.”
    Kata perempuan itu: “Biarlah Abisag, gadis Sunem itu, diberikan kepada kakakmu Adonia menjadi isterinya.”
    Tetapi raja Salomo menjawab ibunya: “Mengapa engkau meminta hanya Abisag, gadis Sunem itu, untuk Adonia? Minta jugalah untuknya kedudukan raja! Bukankah dia saudaraku yang lebih tua, dan di pihaknya ada imam Abyatar dan Yoab, anak Zeruya?” [1 Rajaraja 2:16-22]

    TOLONG JELASKAN YA!!! BIAR KOMUNIKASINYA DUA ARAH….

  3. johanes says:

    per Mariam ad Jesu (Melalui Maria kita bertemu Yesus), kisah sebelum dan sesudah Natal telah membuktikannya,
    Bunda Maria tidak “mencuri”kemuliaan yang sudah menjadi milik Kristus sejak semula. Jemaat Katolik sangat mengerti bagaimana memposisiskan Maria dengan benar, bukan seperti pandangan Protestan pada umumnya (ini karena ketidak mengertian). semoga saudara 2 Protestan pun memberikan tempat buat Bunda Maria. Biarlah kalian juga turut menggenapi Injil Lukas 1:48″sebab IA telah memperhatikan kerendahan hambaNya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku BERBAHAGIA”. Andakah semua adalah keturunan yang menyebut Maria berbahagia? Mengapa anda semua tidak mau termasuk ke dalam keturunan ini yang di sebut dalam Alkitab?Sementara alkitab sudah sangat jelas menggambarkan Maria sebagai yang BERBAHAGIA (Santa-istilah jaman sekarang). Mari saudara Protestan, kembalilah ke dasar dan akar iman Kristen mula mula…

  4. petra G says:

    Saya menilai pertentangan antara katolik dan protestan dalam beberapa doktrin sulit dijembatani termasuk mariologi. Sebagai orang protestan, kami percaya maria seorang wanita yang luar biasa dalam iman penyerahan diri kepada Tuhan. Seorang wanita kudus pilihan Tuhan yang mengagumkan. Saya pernah mengkhotbahkan hal ini.
    Tetapi dia tetaplah seorang manusia biasa , anak keturunan adam yang mewarisi segala kejatuhan dan dampak kejatuhan manusia dalam dosa sehingga membutuhkan Juruslemat penebus dosa. (lukas 1 : 47)

    Apakah dengan pandangan kami seperti ini membuat orang Katolik menganggap kami Sesat karena tidak selaras pada doktrin Gerejanya?
    Orang katolik mudah menjadi tersinggung kalau disinggung mengenai Maria. padahal kami menghormatinya secara proporsional.
    Bukankah keselamatan hanya terletak pada diri Yesus Kristus? Hanya Yesus Kristus jalan satu-satunya. Why?
    KARENA DIA TUHAN PENCIPTA. HANYA TUHAN LAH PENEBUS.
    SEORANG CIPTAAN (SEPERTI MARIA ) TIDAK AKAN BISA MENJADI CO-REDEEMER.
    KARENA SEMUA ORANG ADALAH OBJEK DARI REDEMPTION.

    • dedewijaya says:

      Pada waktunya Protestan akan kembali ke Katolik, tunggu saja. Sekarang Anglican sudah kembali ke Katolik. menyusul Mennonite, Orthodox, Protestan/Injili, dll satu per satu akan kembali ke Katolik menuju Satu Agama Dunia, ALL ROADS LEAD to ROME…. yang sulit adalah BAPTIS INDEPENDEN untuk gabung ke KATOLIK.

      • johanes says:

        @Dede; tidak ada yang sulit kalau Roh Kudus mulai bekerja.termasuk akan segera memanggil anda pulang ke pangkuan Gereja Katolik.Nantikan lah Ia bekerja dengan caraNya yg ajaib.Tidak ada yg akan sanggup menolakNya……
        @Petra:Maria bukan manusia biasa yg mewarisi dosa adam.kalau sdr membaca kisah pembuatan tabut perjanjian bgaimana Allah menghendaki sedemikian rupa detail dari tabut itu dan bahan bahan nya yg memuat Firman Loh Batu…maka Maria lah dalam perjanjian Baru adalah Tabutt itu.buku Wahyu 11:19 dan disambung dengan Wahyu 12:1-2 dengan sangat jelas meruntutkan penglihatan tabut perjanjianNya dengan penampakan tanda besar si langit:seorang perempuanberselubungkan matahari…dst…….terjemahan ayat ini adalah Perempuan itu adalah Maria dan Gereja..Maria karena meeujuk ayat 5 yg tidak lain dan tidak bukan anak laki lakinya adalah Tuhan Yesus Kristus!.jadi dengan jelas gambran tabut perjanjian itu sungguh bunda Maria yg mengandung dalam rahimnya Firman Allah yg menjadi manusia (dua loh batu)sekaligus Roti Hidup(manna)

    • dedewijaya says:

      Karismatik/Pentakosta pun akan bergabung dengan Katolik, karena Ibadah Katolik Karismatik nyaris tak ada bedanya dengan Kristen Karismatik/Pentakosta.

  5. johanes says:

    @petra
    ….(sambungan) dan Sang Gembala Baik(tongkat harun)..kalau tabut perjanjian lama saja sedemikian Allah persyaratkan….tenttulah yg mengandung dan melahirkan PuteraAllah sendiri jauh harus lebih sempurna dari kotak kayu mati dari tabut perjanjian lama. sebab Sang Tabut perjanjian baru ini akan ditempati oleh Firman Hidup;Roti Hidup yg Turun dri Surga; dan Sang Gembala Baik ialah Tuhan Yesus Kristus….Betapa istimewanya Bunda Maria!Sungguh genaplah Firman Tuhan:segala keturunan akan menyebut aku(Maria) yang berbahagia.

  6. Maria says:

    pak dede…. yang baru tamat teologia beberapa tahun yang lalu…. refleksikan lah diri anda .. anda itu masih muda… tidak tau apa apa.. pengatahuan anda masih di kulit.. dan banyak memutarbalikan fakta dengan tidak disertai komentar atau tanggapan dari gereja katolik..mengenai tajuk yg kau tulis/copy… anda hanya menyusun opini bahwa gereja Katolik itu sesat… saya anjurkan anda utk minum obat penenang dulu… baru anda membaca kitab suci

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s