Orang Kudus yang Sejati

Doktrin Roma Katolik tentang orang kudus (santo santa) membuktikan sifat sesat dari gereja tersebut. Tidak ada kita temukan orang Kristen dalam gereja-gereja Perjanjian Baru berdoa kepada orang-orang kudus. Alkitab mengajarkan kita untuk berdoa kepada Allah Bapa melalui Yesus Kristus, satu-satunya pengantara antara Allah dan manusia (1 Tim. 2:5). Berdoa kepada manusia biasa, laki ataupun perempuan, adalah penghujatan.

Dalam Perjanjian Baru, istilah “orang kudus” diberikan kepada semua orang Kristen yang sudah lahir baru, bukan kepada sekelompok khusus orang Kristen yang sudah mati. Lihat :

  • Kisah Para Rasul 9:13, 32, 41; 26:10;
  • Roma 8:27; 12:13; 15:25, 31; 16:2, 15;
  • 1 Korintus 6:1, 2; 14:33; 16:1, 15;
  • 2 Korintus 8:4; 9:1, 12; 13:13;
  • Efesus 1:1;
  • Filipi 1:1;
  • Kolose 1:2, 4;
  • Filipi 7;
  • Ibrani 6:10; 13:24

Bahkan orang-orang Kristen yang kedagingan di Korintus pun disebut orang-orang kudus (2 Korintus 1:1). Orang Kristen yang sudah lahir baru adalah orang kudus bukan karena kekudusan mereka sendiri; mereka orang kudus karena mereka memiliki Juruselamat yang tidak berdosa dan Dia telah menghilangkan dosa mereka di hadapan Allah (Wah. 1:5, 6; 1 Pet. 2:9, 10).

Dalam pemandangan Allah, melalui Yesus Kristus, orang percaya adalah “kudus dan tak bercela dan tak bercacat” (Kol. 1:22). Inilah sebabnya kita disebut orang kudus. Puji namaNya kudusNya!

Posted in RENUNGAN | Tagged , | Leave a comment

Santa Ibu Teresa

Mendiang Ibu Teresa diumumkan sebagai seorang santa (orang kudus) Katolik pada hari Minggu, 4 September, oleh Paus Fransiskus. Posisi santo (atau santa untuk yang wanita) memerlukan dokumentasi dua mujizat yang dilakukan oleh pribadi yang telah meninggal. Yang pertama, pada tahun 1998, pada tahun kematiannya (Teresa), adalah kesembuah seorang wanita India dari tumor perut. Walaupun uskup mengumumkan bahwa mujizat ini dilakukan oleh biarawati yang sudah meninggal itu, suami dari wanita itu mengatakan bahwa dia percaya obat-obatanlah yang menyembuhkan istrinya. Kasus yang kedua, pada tahun2008, adalah kesembuhan yang ‘tak dapat dijelaskan’ seorang lelaki Brazil yang bangkit dari koma setelah istrinya berdoa kepada Teresa. Berdasarkan pengakuannya sendiri, Ibu Teresa menemukan hanya kegelapan dalam kehidupan dan praktek rohaninya. Ini didokumentasikan dalam buku yang mengejutkan, berjudul Mother Teresa: Come Be My Light, the Private Writings of the Saint of Calcutta(2007), yang mengandung pernyataan-pernyataan biarawati tersebut kepada para imam yang menerima pengakuan dosanya dan para imam kepalanya selama periode waktu lebih dari 65 tahun. Continue reading

Posted in TOKOH | Tagged , , | Leave a comment

Pengajaran Resmi Katolik

Ada kalanya, agar kebenaran nyata, kesalahan harus disingkapkan dan ditelanjangi. Hal ini dilakukan bukan karena rasa benci kepada mereka yang salah, tetapi justru karena kasih yang besar kepada mereka. Kita tidak tega melihat orang-orang dibutakan oleh kesesatan, dan dengan resiko dibenci, akan memberitakan kebenaran kepadanya, walaupun itu melukai egonya.

Gereja Roma Katolik adalah salah satu institusi yang mengatasnamakan Yesus Kristus, tetapi sebenarnya sangatlah jauh menyimpang dari Yesus yang sejati, Firman Tuhan, dan kebenaran. Banyak praktek Katolik yang sama sekali tidak ada dalam Alkitab, misalnya: doktrin mereka tentang Maria, tentang santo-santa, tentang api penyucian, tentang pastor yang tidak menikah, tentang misa, dan masih banyak lagi.

Walaupun demikian, banyak orang yang tidak mau percaya bahwa Katolik itu memang salah. Bahkan orang Katolik sendiri, ketika diperhadapkan dengan doktrin-doktrin Katolik yang tidak alkitabiah, misalnya bahwa roti ekaristi yang dia makan dipercaya adalah benar-benar daging Yesus (ia makan daging manusia), kadang menyangkal bahwa Katolik memiliki doktrin seperti itu. Orang-orang Injili juga, kini semakin mendekat kepada Katolik, dan tidak merasa bahwa “Katolik separah itu.”

Untuk melihat sebenarnya apa pengajaran Katolik, coba kita lihat deklarasi resmi mereka sendiri. Berikut ini adalah dokumentasi tentang Konsili Trent dan Konsili Vatican Kedua, yang merumuskan doktrin resmi Katolik. Continue reading

Posted in DOKTRIN GEREJA | Tagged , , , , , | Leave a comment

2015 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 9.700 kali di 2015. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 4 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Posted in BERITA, Uncategorized | Leave a comment

Apakah ROMA adalah Pelacur dalam Wahyu 17?

(Berita Mingguan GITS 03 Oktober 2015, sumber: www.wayoflife.org diterjemahkan oleh Dr. Steven Liauw)

Selama lebih dari seribu tahun, kaum Baptis, Protestan, dan fundamentalis telah mengidentifikasi Roma sebagai Pelacur yang disebut dalam Wahyu 17. Pada akhir dari ABAD KESEMBILAN, “Tergandus, Uskup Treves, menyebut Paus sebagai antikristus, ya, serigala, dan Roma sebagai Babel” (Martyrs Mirror, 5th English edition, hal. 240). Dalam ABAD KESEBELAS, Berenger dari Tours membongkar kesalahan dogma-dogma Roma dan mempertahankan bahwa Gereja Roma adalah Kursi Iblis (George Faber, The History of the Ancient Vallenses and Albigenses, 1838,hal. 159). KAUM WALDENSIANS, sepanjang kebanyakan sejarah mereka yang berliku, mengidentifikasi paus sebagai antikristus. Sebuah tulisan Waldensian berjudul Noble Lessons (Pelajaran-Pelajaran Mulia) yang dari tahun 1100 M, menyatakan: “Antikristus, pembunuh para orang Kudus yang telah dinubuatkan, telah muncul dalam watak aslinya, bertakhta seperti raja di kota tujuh-bukit.” Pada ABAD KE-13, kaum BOHEMIAN BRETHREN berpegang bahwa “Gereja Roma bukanlah Gereja Yesus Kristus, tetapi adalah kumpulan orang-orang jahat, dan pelacur yang duduk di atas binatang dalam kitab Wahyu. …Mereka mendeklarasikan paus sebagai pemimpin dan kepala dari semua kesalahan” (Peter Allix, Ancient Churches of Piedmont, hal. 242-259). Penerjemah Alkitab bahasa Inggris, WILLIAM TYNDALE, mengidentifikasi paus sebagai antikristus dalam tulisannya The Practice of Prelates dan dalam kata pengantar dari Perjanjian Baru yang dia terjemahkan edisi 1534. Semua pemimpin REFORMASI menganggap paus sebagai antikristus, termasuk John Huss, Martin Luther, John Calvin, dan para penerus mereka.

Pelacur rohani dalam Wahyu 17 berada sepihak dengan antikristus (bandingkan Wah. 17:3 dan Wah. 13:1), dan seperti antikristus ia memiliki dua aspek: historis dan prophetik. Dalam 1 Yohanes 2:18, Rasul berkata, “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.” Walaupun ia tidak menggenapi nubuat ini dalam bentuk akhirnya, setiap fitur dari Pelacur rohani dalam Wahyu 17 dapat ditemukan dalam Gereja Roma Katolik. Dia telah menunggangi perjalanan sejarah pada punggung raja-raja, berpakaikan jubah indah dari kirmizi dan ungu, dengan pakaian yang mahal-mahal. Dia duduk pada tujuh bukit, penuh dengan kekejian, dan memiliki cawan emas. Dia mabuk oleh darah para martir, dan penduduk dunia sungguh mabuk dengan anggur percabulannya, mengacu kepada banyaknya orang yang dengan buta mengikuti doktrin setan-setan miliki Roma.

Posted in Uncategorized | 1 Comment

HARTA KARUN KEKRISTENAN

Motivasi yang murni, moral yang tinggi, dan pengajaran yang benar, adalah harta karun kekristenan sejak diletakkan dasarnya oleh para Rasul. Tiga sukat gandum tersebut adalah nilai kekristenan yang tidak terhingga. Jika kekristenan serius menjaga ketiga harta karun tersebut, maka kekristenan akan tetap bernilai tinggi di mata setiap manusia. Motivasi yang tertuju pada hanya untuk menyenangkan hati Tuhan sambil menyingkirkan semua godaan materi, jasmani dan duniawi, adalah harta karun pertama kekristenan.

13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengar ahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Fil.3:13-14). Continue reading

Posted in RENUNGAN | Tagged , , , | 1 Comment

Seminar KUPANG: Sejarah REFORMASI di Bawah Terang Firman Allah

brosur_seminar_reformasi_kupang_2014

Image | Posted on by | Tagged , , , , , | Leave a comment